Deskripsi Produk
PROCESS
Â
Â
Â
Workshop:
Â
Business Range:
parts range:Â aluminum alloy parts:(A380,ADC12,ADC10,6061,Etc……)Â
           Zinc alloy parts:(ZAMAK3, ZAMAK5 Etc……)
           Brass alloy parts:(Si9Cu3, Cuzn-37 Etc……)
           Iron parts: (Nodularc Iron, Ductile Iron Etc……)
           Etc……
Proses Produksi:
           Die casting
           Sand casting
           Gravity casting
           Stamping casting
           Extrusion profile
           Pressing casting
           CNC
           Etc……
Finishing:Â Â Â E-coated, Powder coated, Anodizing, Painting, Etc……
Â
Product Character:Â
-Customized Tool Design Drawings are Available;Â
-Molds are carefully machined to the closest tolerance using the latest equipment;Â
-The prototype should be created if the customer require;Â
-We offer secondary processing such as oil spraying, screen printing, assembly ect.Â
-Traceability is maintained from all inspection gagesÂ
-Mold repair and maintenance are also supported internally.
Â
Â
Advantage:
    Â
1.more than 20years experience in casting and machining
2.one-stop service,from CZPT design,casting,machining to surface treatment
3.abundant technology force, good condition of production and inspection,Â
and perfect after-sales service.Â
4:ISO9001,SGS,TS16949 certificate
5:have own quality laboratory,offer CMM inspection,leakingÂ
test,Spectroscope raw material test.
6:rich experience in exporting,export products to more than 50 countries
Â
Aplikasi:
         Machinery, Electrical, Agriculture, Building, Medical,Etc……
Package and Shipping:
Â
Â
Jenis dan Kegunaan Poros Sekrup
Berbagai kegunaan poros ulir sangat banyak. Diameter utamanya merupakan karakteristik yang paling penting, sementara aspek lain seperti material dan fungsi juga penting. Mari kita jelajahi topik-topik ini secara lebih detail. Ada banyak jenis poros ulir yang berbeda, termasuk perunggu, kuningan, titanium, dan baja tahan karat. Baca terus untuk mempelajari jenis-jenis yang paling umum. Berikut adalah beberapa penggunaan poros ulir yang paling umum. Ini termasuk: klem C, dongkrak ulir, ragum, dan banyak lagi.
Diameter utama poros sekrup
Diameter utama sekrup diukur dalam pecahan inci. Pengukuran ini biasanya ditemukan pada label sekrup. Sekrup dengan diameter utama kurang dari 1/4″ diberi label #0 hingga #14; sedangkan sekrup dengan diameter lebih besar diberi label pecahan inci dalam skala desimal yang sesuai. Panjang sekrup, juga dikenal sebagai poros, adalah ukuran lain yang digunakan untuk sekrup.
Diameter utama poros sekrup adalah diameter luar yang lebih besar dari kedua diameter luarnya. Saat menentukan diameter utama sekrup, gunakan jangka sorong, mikrometer, atau penggaris baja untuk melakukan pengukuran yang akurat. Umumnya, angka pertama dalam penunjukan ulir mengacu pada diameter utama. Oleh karena itu, jika sekrup memiliki ulir 1/2-10 Acme, diameter utama ulirnya adalah 0,500 inci. Diameter utama poros sekrup akan lebih kecil atau lebih besar dari diameter aslinya, jadi sebaiknya ukur bagian sekrup yang paling jarang digunakan.
Pengukuran penting lainnya adalah pitch. Ini mengukur jarak antara ujung ulir pertama dan titik yang sesuai pada ulir berikutnya. Pitch merupakan pengukuran penting karena mengacu pada jarak yang akan ditempuh sekrup dalam 1 putaran. Meskipun lead dan pitch adalah dua konsep yang berbeda, keduanya sering digunakan secara bergantian. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui cara menggunakannya dengan benar. Ini akan memudahkan pemahaman tentang cara memilih sekrup yang tepat.
Terdapat 3 jenis ulir yang berbeda. Ulir UTS dan ulir metrik ISO serupa, tetapi nilai umum untuk Dmaj dan Pmaj berbeda. Diameter mayor sekrup adalah diameter terbesar, sedangkan diameter minor adalah diameter terkecil. Diameter mayor mur, atau diameter minor, juga disebut diameter dalam mur. Diameter mayor dan diameter minor baut diukur dengan alat ukur go/no-go atau dengan menggunakan komparator optik.
Asosiasi Insinyur Mekanik Inggris dan Masyarakat Insinyur Mekanik Amerika menstandarisasi ulir sekrup pada tahun 1840-an. Sebuah standar bernama "Standar Whitworth Inggris" menjadi standar umum untuk ulir sekrup di Amerika Serikat hingga tahun 1860-an. Pada tahun 1864, William Sellers mengusulkan standar baru yang menyederhanakan ulir Whitworth dan memiliki sudut 55 derajat di ujungnya. Kedua standar tersebut diterima secara luas. Diameter utama poros sekrup dapat bervariasi dari satu produsen ke produsen lainnya, jadi penting untuk mengetahui ukuran sekrup yang Anda cari.
Selain sudut ulir, diameter utama sekrup menentukan fitur yang dimilikinya dan bagaimana sekrup tersebut harus digunakan. Ujung sekrup, atau "ulir", biasanya bergerigi dan digunakan untuk mengebor suatu benda. Sekrup berujung datar, di sisi lain, berbentuk pipih dan membutuhkan lubang yang sudah dibor sebelumnya untuk pemasangan. Terakhir, diameter baut sekrup ditentukan oleh diameter utama dan diameter minornya.
Material poros sekrup
Poros ulir adalah bagian dari peralatan mesin yang digunakan untuk memindahkan bahan baku. Poros ulir biasanya terdiri dari bahan baku w. Agar ulir tertentu berfungsi dengan benar, bahan baku harus berukuran tepat. Secara umum, poros ulir harus memiliki panjang arah aksial L yang sama dengan jumlah pergerakan k per 1/2 putaran ulir. Poros ulir juga harus memiliki sudut kontak ph1 yang tepat untuk mencegah bahan baku menembus poros ulir.
Bahan yang digunakan untuk poros tergantung pada aplikasinya. Sekrup dengan bantalan bola akan bekerja lebih baik dengan poros baja daripada yang terbuat dari aluminium. Poros sekrup aluminium adalah yang paling umum digunakan untuk aplikasi ini. Bahan lain termasuk titanium. Beberapa produsen juga lebih memilih baja tahan karat. Namun, jika Anda menginginkan sekrup dengan tampilan yang lebih modern, poros titanium adalah pilihan yang tepat. Selain itu, sekrup dengan lapisan kromium memiliki ketahanan aus yang lebih baik.
Material poros ulir sangat penting untuk berbagai aplikasi. Poros ulir perlu memiliki ulir dan alur dengan presisi tinggi agar dapat menjalankan fungsinya. Produsen sering menggunakan mesin CNC dan mesin bubut presisi tinggi untuk membuat poros ulir. Poros ulir yang berbeda dapat memiliki ukuran dan bentuk yang bervariasi, dan masing-masing akan memiliki aplikasi yang berbeda. Berikut adalah berbagai material yang digunakan untuk poros ulir. Jika Anda mencari poros ulir berkualitas tinggi, Anda harus membandingkan berbagai pilihan.
Ulir penggerak memiliki hubungan terbalik antara tekanan permukaan kontak dan kecepatan geser. Untuk beban aksial yang lebih berat, dibutuhkan kecepatan putaran yang lebih rendah. Kurva ini akan bervariasi tergantung pada material yang digunakan untuk poros ulir dan kondisi pelumasannya. Faktor penting lainnya adalah kekakuan ujung. Material poros ulir dapat berupa kaku atau bebas, jadi pastikan untuk mempertimbangkan faktor ini saat memilih material ulir Anda. Hal ini juga dapat memengaruhi kecepatan kritis dan kekakuan ulir.
Diameter utama poros sekrup adalah jarak antara tepi luar ulir dan bagian dalam yang halus. Poros sekrup biasanya berdiameter antara 2 dan 16 milimeter. Poros sekrup memiliki bentuk silindris, ujung yang runcing, dan kepala serta penggerak yang lebih lebar daripada sekrup biasa. Terdapat 2 jenis kepala sekrup dasar: berulir dan tidak berulir. Keduanya memiliki sifat dan tujuan yang berbeda.
Sekrup ulir merupakan alternatif yang hemat biaya dibandingkan sekrup bola, dan digunakan untuk aplikasi daya rendah dan beban ringan hingga menengah. Sekrup ulir menawarkan beberapa keunggulan, tetapi tidak direkomendasikan untuk transmisi daya kontinu. Namun, sekrup ulir seringkali lebih senyap dan lebih kecil, sehingga bermanfaat untuk banyak aplikasi. Selain itu, sekrup ulir sering digunakan dalam pasangan kinematik dengan objek mur. Sekrup ulir juga digunakan untuk memposisikan objek.
Fungsi poros sekrup
Saat memilih sekrup untuk sistem gerak linier, ada banyak faktor yang perlu dipertimbangkan, seperti posisi aktuator dan pemilihan sekrup serta mur. Pertimbangan lainnya meliputi panjang pergerakan keseluruhan, profil pergerakan tercepat, siklus kerja, dan pengulangan sistem. Akibatnya, teknologi sekrup memainkan peran penting dalam kinerja keseluruhan suatu sistem. Berikut adalah faktor-faktor kunci yang perlu dipertimbangkan saat memilih sekrup.
Sekrup dirancang dengan ulir eksternal yang berfungsi untuk menancapkan material dari permukaan atau benda. Namun, tidak semua batang sekrup memiliki ulir lengkap. Sekrup jenis ini dikenal sebagai sekrup berulir sebagian. Sekrup berulir penuh memiliki ulir eksternal lengkap pada batangnya dan ujung yang runcing. Selain digunakan sebagai pengencang, sekrup juga dapat digunakan untuk mengamankan dan mengencangkan berbagai jenis benda dan peralatan.
Faktor lain yang perlu dipertimbangkan adalah gaya aksial. Semakin tinggi gayanya, semakin besar ukuran sekrup yang dibutuhkan. Selain itu, sekrup mirip dengan kolom yang dikenai beban tarik dan tekan. Selama beban tekan, pembengkokan atau defleksi tidak diinginkan, sehingga integritas sekrup sangat penting. Jadi, pertimbangkan pertimbangan desain poros sekrup Anda dan pilihlah sesuai kebutuhan. Anda juga dapat meningkatkan torsi dengan menggunakan ukuran poros yang berbeda.
Klem poros juga merupakan pertimbangan penting. Klem ini digunakan untuk mengamankan dan memposisikan komponen pada poros. Klem ini juga berfungsi sebagai pembatas langkah dan untuk menahan hub sproket, bantalan, dan pelindung poros. Klem ini tersedia dalam beberapa gaya yang berbeda. Selain klem poros belah tunggal dan ganda, klem ini juga dapat berupa ulir atau sekrup pengunci. Untuk memastikan klem sekrup terpasang rapat pada poros, tutupnya tidak boleh dikencangkan terlalu kuat.
Sekrup dapat berbentuk silinder atau kerucut dan bervariasi dalam panjang dan diameter. Sekrup memiliki ulir yang berpasangan dengan ulir komplementer pada material yang akan disekrup. Sekrup self-tapping akan menciptakan ulir komplementer selama proses pengencangan, sehingga memungkinkan sekrup untuk bekerja dengan material. Kepala sekrup juga merupakan bagian penting dari sekrup, yang memberikan daya cengkeram dan kompresi pada sekrup.
Jarak ulir dan jarak antar ulir juga merupakan parameter penting yang perlu dipertimbangkan. Jarak ulir adalah jarak antara puncak ulir, yang meningkatkan keuntungan mekanis. Jika jarak ulir terlalu kecil, akan terjadi getaran. Jika jarak ulir terlalu kecil, sekrup dapat menyebabkan keausan berlebihan pada mesin dan menghilangkan tujuan penggunaannya. Sekrup akan menjadi tidak berguna jika tidak dapat disesuaikan. Dan jika tidak dapat dipasang pada poros dengan diameter yang dibutuhkan, maka itu bukanlah pilihan yang baik.
Meskipun merupakan jenis yang paling umum, terdapat berbagai jenis sekrup yang berbeda fungsinya. Misalnya, sekrup mesin memiliki kepala bulat, sedangkan kepala truss memiliki bentuk kubah yang lebih rendah. Sekrup berujung oval merupakan pilihan yang baik untuk situasi di mana sekrup perlu sering disesuaikan. Jenis lainnya adalah sekrup berujung nilon lunak, yang bentuknya seperti ujung setengah anjing. Sekrup ini digunakan untuk mencengkeram permukaan bertekstur atau melengkung.

